Film, siapa yang belom pernah nonton film?
Saya berani taruhan bahwa gak ada orang yang belom pernah nonton film, kecuali orang tadi tinggal di Mars!
Dan atas nama film pula, saya nekad gabung dengan komunitas heboh ini. Sriwijaya Cinematrix
Cukup asing ditelinga saya. Selain saya gak terlalu akrab dengan komunitas film, nama tersebut juga gak populer banget!
Ups, saya ini kok malah menjelek-jelekan komunitas sendiri! Hihihi, kidding but this’s the truth.
Okeh, serius!
Saya harus jujur katakan that movie always can make me happy! So, that’s why I join this gruop! SCM, an indie movie group that consists of 5 people only. Yap, I just know about 5 people! Hohoho, poor me!
Well, this gruop is not only talking about what’s a good-bad movies, but also making movies themselves!
Hohoho, cool huh?
Iye, makanya saya mau join di mari. Saya pribadi gak ngarti bagaimana cara bikin film? Atau mana tau bakat terpendam saya bisa tersalurkan? Being an actress? why not? Hahaha
Okeh, kali ini beneran serius.
Nah, sebenarnya saya agak ragu waktu ditawari jadi editor SCM. Tanya kenapa? Well, simple answer!
Saya ONENG!
Lah iya? masa saya disuruh ngedit? blog komunitas pula? ckckkcc, bunuh diri banget,Put!
(Oiya, perkenalkan nama saya Puput)
Namun, satu hal yang bikin saya nekad berani terima tantangan Kak Daud yang menawarkan posisi ini. Saya suka film! That’s all! Saya cinta banget film!
Maka, berangkat dari kecintaan saya akan film. Saya pun mau memenuhi undangan Acara Silaturahmi Bubar plus Ngobrolin Film Indie Budak Palembang “ANTARA ADO APO DAK?”
Sabtu, 4 September 2010, janjian Barong Resto, di salah satu sudut mall terkeren di kota ini. Iya, kami ini anak-anak Palembang asli. Kata ‘Budak’ pada judul acara itu, berarti anak-anak. Bukan budak dalam artian harfiah adalah tawanan.
Well, saya mau komplain sama Kak Daud! Heuu, masa bikin janji tapi tempatnya sendiri belom direservasi??
Ckckkkcc, ngajak gila?!
FYI, acara kumpul-kumpul tadi berlangsung saat bulan Ramadhan. Dan penyakit tahunan di bulan puasa adalah: BUKA BERSAMA! Kita masih ingat klo pas bulan puasa kemarin, acara buka bersama menjamur dimana-mana.
Dan, kalo kita gak reservasi mana bisa dapat tempat! Hamdalah, Alloh masih berbaik dengan kami, hamba-Nya yang error pisan!
Saya jadi manusia pertama yang mendaratkan kaki di TKP! Okay, saya bukan narsis, tapi beginilah saya… Sang Wanita On Time! hhohoho
(sapa suruh saya jadi editor blog?)
Lalu, berselang 10 menit muncul Kak daud. Disusul Mbak Ana. Okeh, gak pake basa-basi maka obrolan gak jelas pun terjadi.
Maka, saya lagi-lagi terpaksa mengaku, klo saya gak ngarti apa yang diobrolin!
Whoaaaaa….
Namun, berdasarkan ilmu kirology , mereka ngoceh soal ini:
Komunitas film indie yang terdata dan pernah membuat karya film dikota Palembang ada 4 komunitas :
- Metamophose Film, pimpinan Romi Sastra
- Artea Film Commmunity/ UKMK Artea, pimpinan Taufik Hidayat
- Wongfilm Palcomtech, pimpinan M Randy Ardhi
- Komasip Chandradimuka, pimpinan Dian Lesmana Putra
Adapun rencana SCM selanjutannya adalah follow up pertemuan gak jelas kemarin!
Jadi, belajarlah dari pengalaman error pertama bahwa tempat nongkrong adalah segalanya! Hohoho
Tanya kenapa? Yap, kita butuh tempat yang cozy, supaya enak ngobrolnya, enak makannya, otak bisa lebih segar, dan memberikan efek lebih nyata! Misal? kerjasama bikin pemutaran film atau diskusi film per komunitas? Kumahow? sound’s cool, huh?
.
.
.
Well, the point is how to make the cool follow up?!
Salam SCM!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ups, ini bukan narsis! tapi kami perlu memperkenalkan diri.
Tak kenal maka tak sayang, kan?
Hihihi ![]()
1. M Daud Firdaus (Program Director SCM)
2. Saya (Admin dan Penyunting Blog SCM)
3. Ayu Ratna (Video & Film Editor SCM)
4. Akbar Ikramsyah(Sahabat Kreatif SCM)
5. Sukma Hidayat (Sahabat Kreatif SCM)
